Adab – Adab Minum Air Zam Zam

Tahukah anda adab-adab ketika meminum air zam-zam? Adab ketika minum air zamzam itu
diantaranya:
  1. Menghadap Ka’Bah (kiblat)
  2. Memulai minum dengan membaca Basmallah. Diantara sunnah Nabi saw adalah mengucapkan basmallah sebelum minum. Hal ini berdasarkan hadits yang memerintahkan membaca ‘bismillah’ sebelum makan. Bacaan bismillah yang sesuai dengan sunnah adalah cukup dengan bismillah tanpa tambahan ar-Rahman dan ar-Rahim. Dari Amr bin Abi Salamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai anakku, jika engkau hendak makan ucapkanlah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang berada di dekatmu.” (HR Thabrani dalam Mu’jam Kabir)
  3. Minum dengan tangan kanan. Rasulullah saw bersabda,“Jika salah seorang dari kalian hendak makan, hendaklah makan dengan tangan kanan. Dan apabila ingin minum, hendaklah minum dengan tangan kanan. Sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)
  4. Bernafas sebanyak tiga kali ketika minum dan ketika bernafas itu hendaklah di luar gelas. Tidak minum dengan sekali teguk sehingga habis, minumlah dengan berhenti sebanyak tiga kali.  Dari Abu Qatadah, Nabi saw bersabda, “Jika kalian minum maka janganlah bernafas dalam wadah air minumnya.” (HR. Bukhari no. 5630 dan Muslim no. 263), Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan, “Ketika Rasulullah saw minum, beliau mengambil nafas di luar wadah air minum sebanyak tiga kali.” Dan beliau bersabda, “Hal itu lebih segar, lebih enak dan lebih nikmat.”. Setiap kali mengambil nafas ketika minum air zamzam, disarankan untuk melihat ke arah Kaabah.
  5. Minum sehingga kenyang. Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya tanda yang membedakan antara Kita dangan orang-orang munafiq. sesungguhnya mereka tidak minum air zamzam itu sehingga kenyang.” (HR. Ibnu Majah)
  6. Minum dengan posisi duduk. Terdapat hadits yang melarang minum sambil berdiri. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kalian minum sambil berdiri. Barang siapa lupa sehingga minum sambil berdiri, maka hendaklah ia berusaha untuk memuntahkannya.” (HR. Ahmad no 8135)
    • Namun disamping itu, terdapat pula hadits yang menunjukkan bahwa Nabi ssaw minum sambil berdiri. Dari Ibnu Abbas beliau mengatakan, “Aku memberikan air zam-zam kepada Rasulullah saw. Maka beliau lantas minum dalam keadaan berdiri.” (HR. Bukhari no. 1637, dan Muslim no. 2027). Dalam hadits yang pertama Rasulullah saw melarang minum sambil berdiri sedangkan hadits kedua adalah dalil bolehnya minum sambil berdiri. Kedua hadits tersebut adalah shahih. Lalu bagaimana mengkompromikannya?
    • Mengenai hadits di atas, ada ulama yang berkesimpulan minum sambil berdiri diperbolehkan, meski yang lebih utama adalah minum sambil duduk. Diantara ulama tersebut adalah Imam Nawawi dan Syaikh Utsaimin. Meskipun minum sambil berdiri diperbolehkan, namun yang lebih utama adalah sambil duduk karena makan dan minum sambil duduk adalah kebiasaan Nabi saw. Minum sambil berdiri tidaklah haram akan tetapi melakukan hal yang kurang utama.
  1. Mengucapkan Syukur kepada Allah SWT setelah selesai minum. Sebagaimana disebutkan Abdullah bin Abi Mulaikah, beliau berkata: Seorang laki-laki telah datang menemui lbnu Abbas. Lalu bertanya lbnu Abbas: “Tuan datang dari mana?” Lelaki itu menjawab: “Saya baru lepas minum air Zamzam”.Tanya lbnu Abbas lagi: “Adakah tuan minum itu mengikut cara yang sepatutnya’?” Lelaki itu tidak menjawab, sebaliknya bertanya pula kepada lbnu Abbas: “Bagaimanakah caranya wahai lbnu Abbas?” Maka lbnu Abbas pun menjelaskan: “Apabila minum air Zamzam hendaklah menghadap kiblat, sebutkan nama Allah SWT (baca Bismillah) dan bernafas di luar bejana, kemudian baru teguk lagi, dan (sesudah selesai minum) ucapkan pujian kepada Allah (baca Alhamdulillah).
  2. Memperbanyakkan doa ketika minum dan mengharapkan kebaikan di dunia dan akhirat. Dari ‘Ikramah meriwayatkan, bahwa adalah lbnu Abbas Radhiallahu Anhuma apabila minum air Zamzam beliau berdoa: “ Bismillahirrahmaanirrahiim. Allohumma innii as’aluka ilman naafi’an, warizqon waasi’an, wasyifa’an minkulli daa-in. Ya Allah aku mohon pada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rizqi yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit. (HR. Al-Haakim)
    1. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda :Air Zamzam itu diminum mengikut apa yang diniatkan atau dikehendaki.” (Diriwayatkan dari Jabir, lbnu Abbas, lbnu Umar dan Muawiyah). Dalam suatu hadits Rasulullah SAW bersabda: “Air Zam-zam bagi yang diniatkan ketika meminumnya, jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu maka Allah SWT akan menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud agar engkau merasa kenyang, maka Allah SWT akan mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu maka Allah SWT akan menghilangkan dahagamu itu. (H.R. Daruqutni, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s