Tips Kuat Fisik di Tanah Suci

Berlatihlah jalan 2.5 km setiap hari

Surya, Selasa 27 September 2011, hal 3& 4

Calon jamaah haji (CJH) harus mempersiapkan fisik dengan baik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Salah satunya membiasakan diri latihan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 2.5 km setiap hari. Paling hanya butuh waktu setengah jam Latihan ini akan menunjang kesiapan fisik saat mengikuti proses ibadah haji reguler selama 40 hari di Mekah dan Madinah.

Apalagi mayoritas jemaah tidak lepas dari diabetes dan kolesterol. Hal ini semakin rentan. Rata-rata, para jemaah haji kita adalah berusia di atas 40 tahun. ini artinya, stamina mereka perlu disiapkan dengan baik. Membiasakan diri berjalan 2.5 km sehari akan sangat membantu,” ujar dr Sasongko, dokter RSU Haji Sukolilo yang pernah mendapingi jemaah di Tanah Suci

Pengalaman Wakil Direktur Penunjang Medik RSU Haji saat mendampingi CJH selalu banyak ditemukan jemaah dengan kondisi sakit. Dalam satu kloter barisi 445 jemaah, satu dokter, dua perawat, dan dua panitia. Puluhan jamaah selalu jatuh sakit. Jarak pemondokan dengan masjid di Tanah Suci relative jauh. Sekitar 2 km. Jika akan melakukan ibadah seIaIu harus berjalan. Belum lagi saat tawaf, wukuf, atau ritual lainnya memerlukan fiisik luar biasa karena saling berebut.

Rata-rata jemaah Indonesia kalah fisik saat berebut tempat di setiap tempat ibadah di Mekah dan Madinah. Akibatnya, jemaah Indonesia selalu dalam posisi lemah secara fisik. Belum lagi suhu yang panas. Jika para jemaah tidak siap secara fisik akan berisiko.  Beberapa jemaah yang akan mendapat pengawasan itu adalah jemaah risiko tinggi sakit (diabetes, jantung koroner, hipertensi, Lumpuh). Yang terakhir ini harus selalu dalam pengawasan superketat tim medis. “Bagi yang punya kolesterol hindari makanan berminyak. Begitu juga saat di Tanah Suci , hindari makanan yang merangsang buang air,” saran Sasongko

Namun sebelum keberangkatan Para jamaah tersebut, PPIH sudah memeriksa Seluruh kondisi kesehatan CJH. Jika menjelang Keberangkatan mereka dalam kondisi sakit dan perlu mendapat perawa tan, hal itu harus dikoordinasikan dangan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kantor kesehatan ini yang menentukan berangkat tidaknya jemaah. Namun kadang jemaah tetap memaksa berangkat meski ada rekomendasi menunda keberangkatan karena kondisi tak memungkinkan. Simak juga: Tips Mengatasi Cuaca Panas Saat Ibadah Haji, Tips Sehat Selama Menjalankan Ibadah Haji, Tips Mengatur Waktu Haid Bagi Jamaah Haji Wanita Usia Subur

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya – Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminautama.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s